Wasir dan cara pencegahannya


Hallo sahabatku, INFO - BLOGGER CANGA'AN, Kita jumpa lagi Pada Artikel ini. Pada hari ini , saya telah siap membagikan artikel sederhana buat anda. Yang anda baca kali ini dengan judul Wasir dan cara pencegahannya, Kami berharap isi postingan Artikel kesehatan, ini bisa bermanfaat buat kita semua.

Baca juga




Hampir semua orang orang pernah mengalami yang namanya wasir ini. Namun setiap orang berbeda beda dalam merasakannya. Ada yang disertai keluhan dan ada yang tidak. Namun sebenarnya ada solusinya untuk mengatasi penyakit ini. Nah ikuti terus ya artikel dibawah ini.

Nama dari penyakit ini pun berbada-beda. Ada yang menyebutnya wasir, bawasir, ambeien dan ada juga yang bilang piles. Namun dalam bahasa kedokteran sendiri nama penyakit ini di sebut hemoroid. Namun penyakit ini berasal dari bahasa yunani yakni haima yang berarti darah dan rheein, mengalir. Penyakit ini disebabkan oleh pelebaran pembuluh darah balik disekitar anus, sehingga terjadi penggenangan darah disekitar anus tersebut.

Secara medis penyakit wasir merupakan akibat pelebaran pembuluh darah balik pada poros usus dan anus. Otot dan pembuluh darah didaerah itu kurang elastic. Sehingga aliran darah terhambat dan membesar.

Penyakit ini bisa mengenai siapa saja manusia dewasa, jika ditropong pasti memiliki wasir. Jika wasir masih normal dan tidak menimbulkan keluhan apapun maka wasir ini belum memerlukan pengobatan. Wasir ini sebenarnya bukanlah suatu penyakit yang mematikan . namun sebagian besar orang tidak mengetahui factor-faktor pemicunya. Dan tak tau pula cara pengobatannya. Banyak orang yang pernah buang air besar kemudian mengeluarkan darah terus dia beranggapan kalu itu penyebabnya adalah penyakit wasir. Kemudian mereka jadi cemas dan beranggapan kalau wasir harus dioprerasi. Itu anggapan yang salah.

Untuk itu saya mencoba mengangkat topic ini agar para pembaca mengetahui apa sebenarnya dan bagaimana wasir itu. Menurut prof.Abdus, dari RS dokter sutomo Surabaya (2008) tidak semudah itu menentukan wasir. Wasir bisa ditentukan melalui beberapa tahap.

Ada 4 stadium dalam menentukan wasir. Yaitu:
1.       Stadium I wasir didalam dubur
2.       Stadium II mengejan wasir bisa keluar dan masuk sendiri.
3.       Stadium III wasir bisa keluar sendiri dan bisa dimasukkan.
4.       Sedangkan stadium IV wasir berada di luar terus.

Dengan  mengetahui tingkatan tingkatan wasir ini maka kita akan bisa mengetahui kapan harus ditangani secara medis. Dan kapan bisa ditangani sendiri. Pada stadium I dan II kita maih bisa menangani tanpa operasi. Tetapi jika wasir ini sudah sampai pada stadium III dan IV maka kita  harus melakukan operasi.

Apakah wasir ini merupakan penyakit keturunan? Sebenarnya bukan wasirnya yang meruoakan keturunan. Tetapi karena tubuh manusia memiliki jaringan pengikat pembuluh darah agar tidak turun. Jaringan ikat inilah yang menjadi factor keturunan penyebab wasir.

Selain keturunan jaringan ikat ini ada beberapa factor yang menyebabkan timbulnya wasir. Kebiasaan duduk terlalu lama , bentuk tubuh dan sikap waktu buang air besar dan juga konsumsi sedikit buah dan sayuran ini juga menjadi pemicu timbulnya wasir.

Wasir memiliki gejala gejala antara lain:
1.       Timbul benjolan setiap kali Buang air besar.
2.       Adana wasir yang bisa masuk kembali dan ada yang tidak bisa masuk kembali.
3.       Keluhan berdarah setiap kali buang air besar.
4.       Timbul rasa perih, gatal dan nyeri panas dan tidak nyaman.

Adapun yang menjadi penyebab wasir antara lain:
1.       Mengejan kuat saat buang air besar.
2.       Kebiasaan jongkok atau duduk terlalu lama.
3.       Mengangkat beban terlalu berat.
4.       Atau mengejan terlalu besar pada saat wanita melahirkan.


Obat obatan penangkal wasir

Menurut dr. Yulia Anggraini dari klinik bina insane, Jakarta, ada beberapa obat penangkal hemoroid. Yaitu:
1.       Vasokonstriktor, bekerja memperempit pembuluh darah secara temporer dan mengurangi pembengkakan. Obat ini member efek anestesi ringan yang dapat membantu meredakan rasa gatal, tidak nyaman, dan iritasi. Yang perlu di ingat obat ini tidak boleh diberikan kepada penderita diabetes pasien gangguan jantung, hipertiroid, hipertensi, atau pembesaran prostat.
2.       Heparinoid topical, terdiri dari polisakarida sulfat alami, semisal mukopolisakari dapolisulfat. Dapat membantu meredakan gejala wasir.
3.       Obat  penstabil kapiler, misalnya tribenoside atau komponen dari tumbuhan alami bioflavonoid, semisal diosmin, hesperidin. Berfungsi menunjang kekuatan dan integritas vena.
4.       Preparat skeleosis, misalnya calcium dobesilate dan polidocanol. Obat ini dapat juga mengatasi hemoroid.
5.       Anestesi local, misalnya bensocaine, lidocaine. Obat ini dapat mengobati rasa nyeri, terbakar, gatal dan tidak nyaman untuk sementara. Obat ini untuk pemakaian luar saja.
6.       Kortikosteroid, seperti hydro cortisone atau prednisolone, dapat digunakan bila tidak terdapat infeksi. Obat ini sebaiknya digunakan dalam jangka pendek.

Beberapa suplemen yang dapat dimanfaatkan adalah comfrey , horse chestnut, wich hazel, linseed, jus prem, cascara, psylium husks, suplemen serat, the herbal, bran, senna, garam magnesium.


8 faktor resiko
10 kiat cegah Hemoroid
Factor resiko penyebab homoroid yaitu:
1.       Sembelit atau hal lain yang dapat menyebabkan peregangan anus.
2.       Diare dan pengeluaran kotoran yang cepat.
3.       Kebiasaan duduk atau berdiri dalam waktu lama.
4.       Obesitas.
5.       Kehamilan atau  melahirkan.
6.       Keturunan.
7.       Atlet angkat berat yang belum terlatih otot perutnya.
8.       Pada pria usia manula, karena terjadi pembesaran prostat, akibatnya setiap kali buang air besar harus mengejan.
Berikut cara mencegah timbulnya wasir:
1.       Biasakan konsumsi makanan berserat, seperti sayuran dan buah-buahan. Makanan tersebut membuat tinja lunak sehingga mudah melewati anus.
2.       Setiap kali bangun tidur minumlah 2-4 gelas air putih. Sepanjang hari berikutnya minumlah air yang banyak.
3.       Biasakan buang air besar setiap hari.
4.       Lakukan olah raga untuk memperlancar aliran pembuluh darah balik (vena). Olah raga dapat menurunkan berat badan yang pada akhirnya dapat mengurangi gejala hemaroid.
5.       Menggunakan closed duduk lebih mengurangi timbulnya hemaroid daripada closed jongkok.
6.       Jangan mengejan berlebih atau menahan nafas terlalu lama saat buang air besar. Tindakan itu dapat menambah tekanan pada pembuluh balik (vena) bagian bawah rectum.
7.       Jangan menunda buang air besar, jika tertunda rasa kebelet akan hilang. Kotoran bisa menjadi kering dan sulit melewati anus.
8.       Bila harus duduk lama di kantor atau perjalanan, usahakan berjalan jalan pada waktu – waktu tertenttu.
9.       Latihan rutin untuk mengencangkan otot – otot disekitar dubur.
10.   Hindari stress.

Sumber: majalah Gaya Hidup Sehat , edisi 445/25 – 31 Januari 2008, halaman 10 - 11




Itulah tadi Artikel Wasir dan cara pencegahannya
telah saya bagikan buat anda di hari ini, Semoga artikel Wasir dan cara pencegahannya yang saya bagikan kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat buat anda semua. Oke, sampai disini dulu yaaaah....Lain kali jumpa di postingan artikel berikutnya.

Oh ya , sebelum anda meninggalkan halaman ini mungkin beberapa artikel DIbawah ini juga menarik untuk anda baca:

Terimakasih anda telah membaca artikel Wasir dan cara pencegahannya. jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, saya akan sangat berterima kasih jika anda berkenan membagikan artikel ini ke media sosial dan Rekan atau keluarga dekat anda dengan alamat : https://wong-lendah.blogspot.com/2016/04/wasir-dan-cara-pencegahannya.html, atau klik pada Tombol Share di akhir artikel ini. Terima kasih.

SHARE THIS
Previous Post
Next Post