Mencegah Penyakit Diabetes Dengan Minum Teh


Hallo sahabatku, WONGLENDAH, Kita jumpa lagi Pada Artikel ini. Pada hari ini , saya telah siap membagikan artikel sederhana buat anda. Yang anda baca kali ini dengan judul Mencegah Penyakit Diabetes Dengan Minum Teh, Kami berharap isi postingan Artikel kesehatan, ini bisa bermanfaat buat kita semua.

Baca juga


In a recent study, it was found with significant measures when drinking tea can reduce the amount of glucose in adults laden given sucrose drinks beforehand. Contains polyphenols, experts believe that the strong compounds in tea can block the absorption of sugar.  Controlling blood sugar levels known to be important for the prevention of potentially deadly conditions. This factor is also considered the key to reducing the risk of complications that changed the fate of those who have been diagnosed with the disease.

Dalam studi terbaru, ditemukan dengan-cara signifikan apabila mengkonsumsi teh sanggup mengurangi jumlah glukosa pada orang dewasa yang sarat dikasih minuman sukrosa sebelumnya. Mengandung polifenol, para pakar percaya bahwa senyawa kuat di teh sanggup memblokir penyerapan gula.

Mengontrol kadar gula darah dikenal penting untuk pencegahan kondisi yang berpotensi mematikan. Faktor ini juga dianggap sebagai kunci untuk mengurangi risiko komplikasi yang merubah nasib bagi mereka yang telah didiagnosis penyakit.


"After water, tea is the beverage most commonly consumed both in the world. The new research shows that the favorite drinks nice English to kegunaaan health and well-being, regardless of your age," said Dr Tim Bond of the Tea Advisory Panel, like dilasir of page Daily mail, Wednesday (29/03/2017).  The polyphenols in tea also appears to lower the glycemic index GI can, of sugary drinks. Moreover, this offense is very independent of insulin, which not infrequently we consider to be the only factor in the control of blood glucose.  The researchers tested the effects of drinking tea at 24 participants. Half had normal blood sugar levels, while others have been diagnosed with pre-diabetes. The day before each experiment, both groups were asked to avoid any exercise and eat enough. All dinners are given the same small low-sugar to the study published in the Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition.  When the morning, blood samples were taken by investigators when / when they are in a state of fasting. They are given a sweet drink accompanied by good beverages containing high doses can also be lower than the tea polyphenols can also be a placebo. Further blood samples were taken 30, 60, 90 and 120 minutes later.
"Setelah air, teh merupakan minuman yang paling umum dikonsumsi kedua di dunia. Penelitian baru ini menunjukkan bahwa minuman favorit Inggris bagus untuk kegunaaan kesehatan serta kesejahteraan, berapa pun usia Anda," kata Dr Tim Bond dari Tea Advisory Panel, bagai dilasir dari laman Daily Mail, Rabu (29/3/2017).

Polifenol pada teh ini tampaknya menurunkan GI bisa juga indeks glikemik, dari minuman manis. Terlebih lagi, perbuatan ini merupakan sangatlah independen dari insulin, yang tak jarang kami anggap sebagai satu-satunya faktor dalam kontrol glukosa darah.

Para peneliti menguji efek dari minum teh pada 24 peserta. Setengah mempunyai kadar gula darah normal, sementara yang lain telah didiagnosis dengan pra-diabetes. Sehari sebelum setiap percobaan, kedua kelompok diminta untuk menghindari latihan apapun serta makan cukup. Semua dikasih makan malam kecil yang sama rendah gula untuk penelitian yang diterbitkan dalam Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition.

Ketika pagi, sampel darah diambil oleh peneliti saat/ketika mereka berada dalam kondisi puasa. Mereka dikasih minuman manis disertai dengan minuman yang mengandung bagus dosis tinggi bisa juga rendah dari polifenol teh bisa juga plasebo. Sampel darah lebih lanjut diambil 30, 60, 90 serta 120 menit kemudian.


The experiment was repeated three times, with a gap of one week between each test day to allow researchers to closely-way recording the response of each volunteer. This factor also allows them to make real change was solely due to the different drinks.  As expected, the biggest spike in blood sugar levels impressed when / when the volunteers given a placebo drink sweet. But surprisingly, the dose of tea polyphenols showed the same significant suppression of blood sugar spikes.Percobaan diulang tiga kali, dengan jeda satu minggu antara masing-masing hari ujian untuk memungkinkan para peneliti dengan-cara seksama merekam respon masing-masing relawan. Faktor ini juga memungkinkan mereka untuk memastikan perubahan nyata yang semata-mata itu dikarenakan minuman yang berbeda.

Seperti yang diharapkan, lonjakan paling besar dalam kadar gula darah terkesan saat/ketika relawan dikasih minuman plasebo manis. Namun yang mengejutkan, dosis polifenol teh menunjukkan penekanan yang signifikan yang sama dari lonjakan gula darah. sumber


Itulah tadi Artikel Mencegah Penyakit Diabetes Dengan Minum Teh
telah saya bagikan buat anda di hari ini, Semoga artikel Mencegah Penyakit Diabetes Dengan Minum Teh yang saya bagikan kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat buat anda semua. Oke, sampai disini dulu yaaaah....Lain kali jumpa di postingan artikel berikutnya.

Oh ya , sebelum anda meninggalkan halaman ini mungkin beberapa artikel DIbawah ini juga menarik untuk anda baca:

Terimakasih anda telah membaca artikel Mencegah Penyakit Diabetes Dengan Minum Teh. jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, saya akan sangat berterima kasih jika anda berkenan membagikan artikel ini ke media sosial dan Rekan atau keluarga dekat anda dengan alamat : https://wong-lendah.blogspot.com/2017/03/mencegah-penyakit-diabetes-dengan-minum.html, atau klik pada Tombol Share di akhir artikel ini. Terima kasih.

SHARE THIS
Previous Post
Next Post
20 April, 2017

wah untung saya suka minum teh :D denger2 kalau mau nutrisi dalam teh tetep terjaga tehnya dipanasin di microwave, belum coba sih hehe.

Reply
avatar
23 April, 2017

makasih atas kunjungannya....Dan salam kenal dari saya warga lendah kulon progo

Reply
avatar